Posted by: aptogaz | December 11, 2008

PGN to operate a CNG plant

State gas distributor PT Perusahaan Gas Negara (PGN) plans to build a compressed natural gas (CNG) plant to enable the company to sell gas outside its pipeline system.

Bambang Banyudoyo, PGN’s director for corporate development, said the company had started a pilot project for the CNG plant in Surya Cipta, Karawang, West Java.

“The project is still at an engineering stage. We expect to finish it in 2011,” Bambang said Tuesday night.

CNG is natural gas compressed into a volume and density which makes it practical as a moveable fuel supply. The plant is basically a compressor to produce CNG.

Read More…

Posted by: aptogaz | December 11, 2008

PGN operasikan Pabrik CNG

Palembang, 4 Desember, 2008 – Distributor Gas Negara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) merencanakan membangun suatu pabrik pengkompresan gas alam/compressed natural gas (CNG) untuk menjadikan perusahaan dapat menjual gas diluar sistim perpipaannya. Alfian melaporkan di The Jakarta Post (12/04/2008).

Bambang Banyudoyo, Direktu PT. PGN untuk Pengembangan Usaha, menyatakan perusahaan telah memulai proyek percobaan untuk pabrik CNG di Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat.

“Proyek itu masih dalam tahap rekayasa. Kami berharap menyelesaikannya dalam tahun 2011,” ujar Bambang pada hari Selasa malam.

CNG adalah gas alam yang dikompress menjadi suatu volume yang padat yang menjadikannya praktis sebagai bahan bakar yang mudah dipasok kemana-mana. Pabrik ini berdasarkan mesiin kompresor untuk memproduksi CNG.

“Setelah di kompres menjadi CNG, gas dapat dipindahkan kedalam tangki dan didistribusikan selanjutnya ke para pedagang dan pemakai akhir,” ujar Bambang.

Dia menambahkan bahwa PGN membutuhkan paling sedikit Rp 60 milyar untuk mesin kompres CNG saja.

Read More…

Posted by: aptogaz | December 11, 2008

Proton Luncurkan Gen2 Bahan Bakar Gas

LONDON – Produsen mobil Malaysia Proton tak ingin ketinggalan dalam pertarungan mobil ramah lingkungan dan efisien di pasar global. Proton memperkenalkan varian Ecologic dari model Gen2 sedan di Inggris.

Model yang di negara lain dipasarkan dengan nama Persona ini dapat dijalankan dengan kombinasi mesin bensin dan liquid petroleum gas (LPG). Saat digunakan, sistem akan mengubah penggunaan bahan bakar secara otomatis.

Untuk memudahkan pengemudi, di bagian dashboard terdapat indikator yang menginformasikan jenis bahan bakar apa yang digunakan. Dalam indikator juga terdapat penandatingkatan konsumsi.

Read More…

Posted by: aptogaz | November 17, 2008

Dephub Dorong Penggunaan BBG dan Vgas

Surabaya (ANTARA News) – Departemen Perhubungan mendorong masyarakat untuk menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) dan Vgas (bahan bakar gas untuk kendaraan bermotor) karena subsidinya rendah.

“Saya telah mengusulkan kepada Menteri Perhubungan untuk mendorong penggunaan BBG dan Vgas yang dikembangkan PT Pertamina,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan, Iskandar Abubakar di Surabaya, Rabu, usai Raker Teknis PNS Bidang Lalu Lintas DLLAJ Jatim.

Dia mengatakan, kalau Vgas dikembangkan maka pajak kendaraan bermotor bisa dinihilkan, sehingga berpengaruh positif terhadap penggunaan gas, karena kalau gas disubsidi harganya bisa terjangkau masyarakat.

“Saya juga usul untuk kendaraan BBG peralatannya agar dibebaskan dari bea masuk, kalau bisa segera direalisasikan karena sudah ada pengusaha yang bertemu saya ingin konversi ke BBG,” katanya.

Read More…

Posted by: aptogaz | November 13, 2008

Penggunaan Bahan Bakar Gas Mendesak

trans - bandung

trans - bandung

Bandung, Kompas – Penggunaan bahan bakar gas untuk transportasi umum di kota-kota besar, termasuk Bandung, sudah mendesak. Hal itu untuk mengurangi dampak polusi dan pencemaran udara, serta menghemat penggunaan gas sekitar 15-20 persen dibandingkan dengan bahan bakar minyak karena pembakarannya lebih sempurna.

Hal itu diungkapkan pengamat transportasi Institut Teknologi Bandung, Ofyar Z Tamin, Selasa (14/10) di Bandung. Menurut dia, tingkat polusi di Bandung sudah tergolong tinggi sehingga perlu dilakukan penyelamatan. Untuk mendukung rencana itu perlu disiapkan infrastruktur pendukung lain seperti bengkel dan teknisi bersertifikat serta terakreditasi untuk servis kendaraan dengan bahan bakar gas. Selain itu, pelayanan pengisian bahan bakar gas (BBG) juga harus diperluas.

Menurut Deputi Direktur Bina Sarana Transportasi Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan RH Christiyono, saat ini stasiun pengisian BBG baru terdapat di Jakarta, Cirebon, Medan, Palembang, dan Surabaya. Pemerintah pusat akan membantu daerah yang berniat menggunakan BBG untuk transportasi umum.

Read More…

Posted by: aptogaz | November 7, 2008

Konversi BBG Jalan Terus

busway CNG

busway CNG

INILAH.COM, Jakarta

Kepala Divisi Humas PT Pertamina Wisnuntoro memaparkan, program konversi ke BBG harus jalan terus apalagi harga minyak dunia semakin melambung melewati level US$ 100 per barel. Kenaikan harga minyak dunia makin memberatkan APBN dengan beban subsidi yang lebih besar.

“Pemerintah harus berpikir keras untuk menggunakan bahan bakar selain minyak, di antaranya gas,” papar Wisnuntoro saat dihubungi INILAH.COM, di Jakarta. Ia mengakui kendala program konversi ke BBG adalah harga converter kit yang mahal, yaitu di atas Rp 10 juta per setnya.

“Kendaraan pribadi juga kami imbau untuk konversi ke BBG, tapi mungkin karena faktor harga yang cukup tinggi membuat animo pemilik kendaraan untuk konversi masih rendah,” ujarnya.

Saat ini Pertamina masih menyediakan converter kit-nya pada kendaraan komersial seperti taksi dan bis. “Pertamina membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, seperti Departemen Perindustrian, Departemen Perhubungan, dan departemen lainnya untuk program konversi BBG ini,” tambahnya.

Read More…

Posted by: aptogaz | July 3, 2008

Pemanfaatan Gas di DKI Jakarta

Pada Saat ini pemanfaatan gas untuk sektor transportasi telah mulai dilakukan di DKI Jakarta

melalui penggunaan CNG untuk Busway dan Angkutan umum lainnya.

1. Jumlah dan potensi angkutan umum berbahan bakar gas di DKI Jakarta

No

Jenis Kendaraan

Jml Armada

Sudah BBG

Belum BBG

%

Potensi BBG

Jml Trayek

I

Bus Besar

1. Bus Besar (Non Busway)

2. Busway (Kor. 1 – 7)

4.540

329

238

4.540

91

0.00

72.3

4.540

91

275

7

II

Bus Sedang

4.979

4.979

0.00

4.979

93

III

Mobil Kecil

1. Mikrolet

2. KWK

6.746

6.238

36

6.710

6.238

0.53

0.00

6.710

6.238

54

83

IV

Angk Pengganti Bemo (APB)

1.096

1.095

0.00

1.096

20

V

Taksi

24.256

2.360

21.896

9.73

21.896

VI

Bajaj

14.424

400

14.024

2.8

14.024

VII

Lain-lain

23.827

23.827

0

23.827

Jumlah

86.435

3.034

83.401

3.5

83.401

Read More…

Posted by: aptogaz | September 20, 2007

Bahan Bakar, SPBU Wajib Pasang Pompa BBG

 spbu.jpg

Jakarta, Kompas – Semua pengelola stasiun pengisian bahan bakar untuk umum wajib memasang pompa untuk bahan bakar gas. Pompa BBG itu diperlukan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak dan membantu angkutan umum yang akan diwajibkan memakai BBG.

Wakil Gubernur Fauzi Bowo mengungkapkan hal itu seusai menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pertamina, PT Shell Indonesia, dan PT Petronas Niaga Indonesia, Rabu (5/9) di Jakarta Pusat.

Menurut Fauzi, pemasangan pompa bahan bakar gas (BBG) di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) merupakan langkah antisipasi lambannya pendirian stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) khusus. Padahal, saat ini BBG terus dipromosikan pada kendaraan pribadi dan akan diwajibkan bagi angkutan umum.

Read More…

Posted by: aptogaz | September 16, 2007

Pertamina Naikkan Harga LPG 50 Kg Mulai 1 September

gambar_berita_779.jpg

Jakarta – PT Pertamina (Persero) akan menaikkan harga “liquified petroleum gas” (LPG) kemasan 50 kg sekitar 46 persen mulai 1 September 2007.

Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Jakarta, Rabu, mengatakan harga LPG kemasan 50 kg akan naik dari Rp4.250 per kg menjadi Rp6.200 per kg.

“Kenaikan harga ini juga belum mencapai harga keekonomian LPG yang masih di atas Rp7.200 per kg. Jadi, Pertamina masih subsidi Rp1.000 per kg,” katanya.

Namun, Hanung memastikan, pihaknya tidak akan menaikkan harga LPG kemasan 12 kg yang saat ini banyak dipakai rumah tangga.

Read More…

Posted by: aptogaz | September 16, 2007

Sosialisasi Bahan Bakar Gas

seminar taksi

Pada bulan agustus 2007, telah dilaksanakan sosialisasi kepada Organda DKI tentang program konversi taksi dari bensin ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Sosialisasi ini juga ajang untuk menjelaskan tentang apa dan bagaimana sistem Bahan Bakar Gas tersebut. Program konversi ini mendapat sambutan yang cukup baik dari para pemilik taksi dan mendukung jalannya program tersebut.

Ditargetkan sampai dengan akhir tahun 2007, ada sekitar 1500 mobil taksi yang di konversi ke Bahan Bakar Gas di seluruh Jakarta.

Older Posts »

Categories