Posted by: aptogaz | September 20, 2007

Bahan Bakar, SPBU Wajib Pasang Pompa BBG

 spbu.jpg

Jakarta, Kompas – Semua pengelola stasiun pengisian bahan bakar untuk umum wajib memasang pompa untuk bahan bakar gas. Pompa BBG itu diperlukan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak dan membantu angkutan umum yang akan diwajibkan memakai BBG.

Wakil Gubernur Fauzi Bowo mengungkapkan hal itu seusai menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pertamina, PT Shell Indonesia, dan PT Petronas Niaga Indonesia, Rabu (5/9) di Jakarta Pusat.

Menurut Fauzi, pemasangan pompa bahan bakar gas (BBG) di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) merupakan langkah antisipasi lambannya pendirian stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) khusus. Padahal, saat ini BBG terus dipromosikan pada kendaraan pribadi dan akan diwajibkan bagi angkutan umum.

“Polusi udara pada 2010 harus turun 20 persen dan hanya dapat tercapai jika penggunaan BBG sudah meluas,” kata Fauzi.

Menurut Kepala Dinas Pertambangan DKI Peni Susanti, sebagai langkah awal, 80 SPBU baru yang akan didirikan tahun ini wajib memasang pompa BBG. SPBU yang lama akan dipasang pompa itu secara bertahap.

Kesulitan utama yang muncul dalam pemasangan pompa SPBG, kata Peni, adalah tidak dilewatinya SPBU itu oleh jalur pipa gas utama. Dari delapan SPBU milik Shell, misalnya, hanya satu yang dilalui jalur pipa gas.

Untuk mengatasi kesulitan itu, dinas pertambangan akan menerapkan sistem distribusi yang sama seperti BBM, dengan menggunakan mobil tangki gas.

Menurut Fauzi, jika distribusi sudah lancar dan semua SPBU memiliki pompa BBG, pemerintah akan meminta produsen kendaraan bermotor untuk memasang mesin bertangki BBG. Saat ini kendaraan yang ingin mengganti bahan bakar dari BBM ke BBG dapat memanfaatkan bantuan converter kit bantuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan. (ECA)

disarikan dari sini.


Responses

  1. Ass..
    Jujur saya sangat awam dengan ‘dunia’ ini.. Cuma setelah membaca artikel di atas saya tergelitik untuk sedikit memberikan komen.
    Saya teringat kira2 4 hari yang lalu saya menggunakan taksi dari perusahaan taksi terkenal berlogo sejenis unggas..
    Saya dan supir taksi asik ngobrol termasuk salah satunya yopiknya ttg konversi BBM to BBG, si supir Taksi yang sedang ‘mati2an ‘ menyicil taksi (yang ‘akan’ menjadi) miliknya, sembari harus jg membayar setoran.
    Dari pembicaraan saya menyimpulkan nampaknya si bapak supir taksi dari perusahaan bonafit di Jakarta itu kurang menyambut kegiatan ini.. Yang ada malah kok malah cenderung ‘menjelek2an’ konversi BBM-BBG ini yaa.. saya jg ingat kalo si bapak sempat menceritakan kabar-kabur yang dia dengar sesama supir taksi lainnya tentang berita meledaknya sebuat taksi BBG karena kecelakaan. Saya tidak pernah mendengar berita tersebut juga sih, tapi jelas terasa kalu cerita tersebut sudah ‘terdistorsi’. Dari nada bicara si bapak supir tersirat bak pepatah populer jaman saya dulu SD-SMP : “sirik tanda tak mampu” =D
    Hmmm… saya hanya bisa tertawa kecil saja, sambil berpikir, ini bapak sebenernya tidak paham. Dia mungkin tidak merasakan kengerian yang rasa ketika membaca imel2 / berita ttg isu global warning etc. Karena masalah utama baginya adalah bagaimana bisa dapat uang banyak sehingga bisa ngasi duit buat istri dan anak2, cicilan mobil, dan juga setoran taksinya untuk hari itu. Boro2 mikirin polusi, global warning..
    Tampaknya butuh sosialisasi yang lebih ‘nendang’ lagi. Apalagi agar orang2 awam seperti saya ini dan si bapak supir tadi bisa paham dan bahkan turut mendukung program yang sebenarnya kalo saya perhatikan lebih banyak positifnya.
    Selamat berjuang . Sesuatu yang baik jika ditanam maka akan menghasilkan buah yang baik pula. =)

    regards
    _fraya_

  2. Dirjen Perhubungan gua telepon tanya soal BBG ini malah tidak tahu menahu, padahal gua minat pasang konverter BBG di mobil,
    gimana ini Pemerintah ?

    Kalau memang mau menggalakkan BBG, subsidi donk !!!

  3. Niatnya sih mu pasang converter, tapi di tlp PT.APTOGAS ga ada yang angkat, jgn2 ini perusahaan fiktif atau mungkin karyawannya lagi mogok kerja ya. Serius ga nih PT.APTOGAS melayani konsumen ?

  4. @ Pak Budi :

    Mohon Maaf atas update yang lama di nomor telpon kantor kami pak. Sudah diupdate di halaman contact us.

    Saat ini memang website ini, sedang terus-menerus diperbaiki. Bapak bisa mengkontak kami di : (021)87743327, 87744914.

    trims.

  5. saya respon sekali pak dgn kehadiran bahan bakar lpg yg bpk promosikan,akan tetapi kami sangat kesulitan untuk mendapatkan imformasi tentang,konverter yg bisa merubah sistem bensin pembakaran kendaraan ke lpg,mohon pencerahannya dan tolong kirimkan brosur harga converter dan spesifikasinya.tks
    Eddy k. jkt

  6. kami adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang kit konversi BBM-GAS untuk kendaraan bermotor.

    Bagi anda yang ingin memasang kit konversi BBM ke GAS (dual Fuel) untuk kendaraannya silahkan hubungi kami
    contact persons:(021)7562680 atau 081314377763

  7. Hi mohon info..
    saya mempunyai mobil Colt T120SS, sudah menggunakan CNG. tetapi saya kesulitan mengenai bengkel yang bisa menangani servis CNG nya.
    apakah bisa ditangani di aptogaz?
    terima kasih.

  8. instalasi piping LPG dari tabung LPG 50 kg ke kompor econa jarak 20 m dari gudang ke dapur

    Harga ??????

    081331292728

  9. Niatnya saya juga pengin mengganti bbm dengan bbg. Bagamana mendapat kemudahan dan murahnya pasang konverternya. mohon phak terkain untuk subsisidi konverternya. Saya yakin masyarakat mendukung niat baik tersebut


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: